Raksasa Google Akuisisi Dealmap

dealmapSetelah gagal melakukan akuisisi Groupon pada tahun lalu, sepertinya raksasa Google belum mau menyerah dan kembali melakukan aksi akuisisi. Targetnya kali ini adalah Dealmap, “Kami terkesan dengan apa yang tim Dealmap telah dicapai dan bersemangat untuk menyambut mereka ke Google,” kata Google

Dalam beberapa tahun terakhir ini, memang sektor daily deals berkembang dengan sangat pesat. Berdasarkan data dari perusahaan riset iklan BIA/Kelsey, diperkirakan akan ada lebih dari 400 provider dengan nilai transaksi sebanyak US$ 6,1 miliar pada 2015. Di posisi pertama masih dipegang oleh Groupon yang diikuti LivingSocial di posisi kedua.

Hingga saat ini Google tidak memberikan keterangan detail mengenai nilai akuisisi yang diberikan kepada Dealmap. Layanan yang telah memiliki dua juta pengguna ini memiliki keunggulan karena aplikasi yang dikembangkannya telah tersedia untuk iPhone dan Android serta sudah diunduh lebih dari satu juta kali.

Dealmap diluncurkan pada Mei 2010, Dealmap memberikan layanan agregator yang mengumpulkan penawaran daily deal dari berbagai website penyedia layanan semacam itu berdasarkan geografis visitor. Perusahaan start-up ini akan diarahkan Google untuk memperkuat layanan Google Offers, yang telah dirilis sejak Januari 2011.

Dealmap, berbasis di Menlo Park, California, mengumpulkan data dari sekitar 450 sumber dan mengatur transaksi dengan lokasi, di situs Web-nya dan aplikasi smartphone. Start-up, yang didirikan tahun lalu oleh Jennifer Dulski sebagai kepala eksekutif perusahaan, dan Chandu Thota sebagai kepala kantor teknologi perusahaan, sekarang sudah memiliki 15 karyawan.

Namun meski berakuisisi dengan Google, The Dealmap telah memastikan bahwa daily deals yang menjadi layanan utama mereka akan tetap tersedia di situs resmi mereka, aplikasi mobile, dan dalam bentuk email.

Comments are closed.

Read previous post:
Serangan hacker internasional bertarget global

Sebuah perusahaan cybersecurity Amerika mengeluarkan laporan pada hari Rabu, dan mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi pelaku tunggal serangan cyber yang

Close