Mitos backlink pada SEO

backlinkSetelah muncul algoritma google yang baru pada tahun 2011 ini, mitos seputar SEO semakin aneh bahkan muncul issue bahwa  Google Tidak Butuh Backlink? Benarkah? Ilmu SEO memang penuh misteri. Semakin berjalannya waktu, ilmu seo akan terus berkembang maka dari itu kita harus sering baca-baca agar ilmu seo kita nambah.

Pada kenyataanya, ternyata backlink masih dibutuhkan, namun jangan sampai berlebihan karena memang bukan prioritas jangan pernah membeli backlink yang ribuan banyaknya, hal itu akan sia-sia.

Konten yang berkualitas : mengutamakan kualitas konten mungkin akan membuat anda sebagai blogger hanya memilih konten berkualitas saja untuk diterbitkan. Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa blogger tidak selamanya dalam kondisi terbaik, sehingga tidak mungkin bisa menerbitkan artikel berkualitas setiap hari, kecuali jika anda sudah punya jam terbang tinggi. Kelebihan dari mengutamakan kualitas konten ini adalah kita tidak akan sulit mendapat pengunjung loyal karena penjunjung cenderung menyukai konten yang berkualitas, dan tidak menutup kemungkinan dengan konten yang berkualitas, blog kita akan menjadi rekomendasi dari blogger lain.

Konsistensi update blog dengan menerbitkan artikel paling tidak sekali sehari setidaknya akan membuat blog terlihat lebih fresh. Hal ini akan lebih efektif  dalam mendongkrak penunjung dari search engine dengan optimasi SEO, akibat banyaknya konten blog yang terindex. Jika memang konten yang diterbitkan bermanfaat, ini akan membuat banyak pengunjung loyal yang mau berlangganan RSS, sehingga pendapatkan visitor tetap blog di kemudian hari akan lebih mudah.

Backlink bukannya tidak dibutuhkan lagi, namun tidaklagi menjadi perhatian utama. Walaupun backlinknya banyak tapi tidak seimbang dengan seo onpage, hal itu akan sia-sia. Carilah backlink yang sewajarnya saja, jangan berlebihan. Jangan menggunakan cepet cari backlink seperti boomber backlink, backlink boost, beli backlink ataupun yang lainnya. Maka dari itu anda wajib menekankan ke seo onpage dan seimbangi dengan backlink juga agar bisa terus bertahan.

Backlink ada di posisi terakhir karena google memang saat ini mengutamakan content (bukan berarti tidak butuh backlink) selama tidak berlebihan (spamming)

Comments are closed.

Read previous post:
Personal Branding Dengan Blog

Diawal kemunculannya, blog lebih banyak digunakan untuk tempat curhat atau tempat menulis uneg-uneg pemiliknya. Berkembang kemudian blog dijadikan untuk mencari

Close