Bisnis

ATTENTION ECONOMY, Kunci Sukses Di Era New Economy

ATTENTION ECONOMY, Kunci Sukses Di Era New Economy

Bagi Anda yang tidak segera sadar akan pergeseran besar di Era New Economy secara global saat ini, kemungkinan Anda akan kesulitan dalam mempertahankan bisnis Anda.

Coba Anda bayangkan, sumber daya apa saja yang dapat Anda pikir berharga pada saat ini? Apakah benda yang berwujud seperti Emas? Properti? Atau hal yang tidak berwujud seperti Ilmu Pengetahuan? Kemampuan atau Skill Anda? Ya, memang itu masih menjadi sumber daya yang berharga pada saat ini. Tapi, sadarkah Anda bahwa saat ini ada yang namanya sumber daya digital? Sebenarnya sumber daya digital sudah ada sejak lama, dengan berupa aset digital sebuah perusahaan atau personal branding seseorang. Dan sumber daya digital lah yang sebenarnya sangat berharga dan sangat berdampak besar pada zaman semua serba digital.

Pertanyaannya, bagaimana cara mendapatkan sumber daya digital tersebut? Di sini lah sumber daya tersebut dapat didefinisikan sebagai Era New Economy, yaitu ATTENTION ECONOMY.

Attention Economy yang artinya ekonomi perhatian

Berdasarkan data yang didapat, hingga Januari 2023, tercatat jumlah pengguna media sosial di Indonesia mencapai 167 juta orang. Jumlah tersebut setara 78 persen dari jumlah total pengguna internet di Indonesia yang mencapai 212,9 juta.

Berdasarkan data tersebut, 78 persen pengguna internet memiliki sosial media. Jadi, bagi Anda yang membaca artikel ini pasti berkemungkinan besar memiliki sosial media, bukan?. Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa Anda menggunakan sosial media? Apakah benar karena kebutuhan? Atau karena postingan konten gambar sampai dengan video yang menarik perhatian Anda? Atau Anda lah yang ingin menjadi perhatian?

Jawabannya sudah sangat jelas bukan? Bahwa sosial media tidak jauh dari kata kunci PERHATIAN. Dan ini menjadi sumber daya yang sangat dimanfaatkan sekali oleh beberapa pihak yang mengumpulkan perhatian kita sebagai pengguna sosial media. Sebagian dari kita mungkin tidak menyadari, bahwa perhatian kita sekarang ini sudah menjadi sebuah produk yang sangat berharga untuk diperjual-belikan oleh antar perusahaan.

Mungkin kalian bingung bukan? Apa hubungannya perhatian kita diperjual-belikan? Lalu, apa hubungannya dengan ekonomi perhatian? Coba Anda ingat pola ini “ATTENTION > AUDIENCE > ATTRACTION > TRANSACTION”.
Ya, mungkin Anda menyadari ada kata kunci TRANSACTION di sana bukan? Di sini lah kita akan membahas bisnis.

Attention artinya Perhatian
Audience artinya Pemerhati
Attraction artinya Ketertarikan
Transaction artinya Transaksi

Jadi, apakah Anda akan tetap menjadi produk dari ekonomi perhatian ini? Atau Anda ingin menjadi orang yang memanfaatkan teknik ekonomi perhatian ini untuk bisnis Anda?

Pada dasarnya, untuk mengerti dan menjalankan teknik ekonomi perhatian terdapat pola yang sebelumnya kita sebutkan di atas. Mari kita kupas maksudnya.

1. ATTENTION (Perhatian) yang kita buat berupa konten yang kemudian akan menghasilkan AUDIENCE (Pemerhati)

2. AUDIENCE akan konten yang kita buat akan menghasilkan ATTRACTION (Ketertarikan)

3. ATTRACTION yang timbul akan produk berkemungkinan menjadi TRANSACTION (Transaksi/Penjualan).

Dari penjabaran tersebut, Anda akan tahu bukan apa yang Anda butuhkan pada bagian pertama? Ya, KONTEN yang menarik PERHATIAN.

Pada artikel kali ini tidak akan membahas membuat Konten yang Menarik lebih detail. Tapi, yang peling penting adalah di mana konten harus ditempatkan agar MENDAPATKAN PERHATIAN. Yah apalagi kalau bukan sosial media. Tapi apa cuma itu saja?

Coba kita lihat perusahaan-perusahaan yang besar dan berkembang, apa saja yang mereka punya? Yah, sebut saja website yang menarik perhatian dengan menyatakan bahwa perusahaannya resmi dan profesional dalam memberikan informasi yang jelas. Hal ini dapat Anda buktikan, cobalah cek perusahaan-perusahaan besar. Mayoritas mereka memiliki website resmi bukan? Hal tersebut merupakan daya tarik perhatian tersendiri.

Jadi, salah satu yang Anda dapat lakukan terhadap bisnis Anda supaya dapat memanfaatkan ekonomi perhatian adalah memiliki website resmi atas nama bisnis usaha Anda.