Promosi online di facebook

promosi produkSebenarnya saat melakukan promosi di facebook atau di jejaring sosial lain sebaiknya jangan hanya di tujukan untuk mendapatkan traffic. Tapi lebih mengutamakan terciptanya komunitas pengguna, mendapatkan feedback dari customer (bagi penjual produk) dan juga branding

Facebook juga bukan tempat yang bagus untuk mendapatkan banyak pembeli, bisa dilihat saat ini begitu banyak perusahaan besar yang mengeluarkan banyak biaya untuk membangun komunitas di facebook dari komunitas sebesar itu bisa dipastikan tidak ada penjualan disana, karena memang bukan itu tujuannya. Facebook sama seperti website lain yang dijadikan tempat berdiskusi dan berbagi oleh para penggunanya, disinilah diharapkan diskusi antar sesama customer terbangun

Kebanyakan perusahaan yang promo disana tidak mergetkan penjualan. Jika anda membuka facebook page perusahaan-perusahaan besar, sebagian besar hanya berisi tips, panduan, berita tentang produk hanya ada sedikit. Mereka lebih mempossting hal yang niche produknya. Acuan yang dipakai lebih kepada “soft selling” yang jauh lebih bermanfaat untuk jangka panjang.

Yang harus diperhatikan ketika melakukan “soft selling” di facebook :

  1. Perbanyak fans dari komunitas yang tepat, meski jumlah fans pada page facebook itu baik namun lebih baik lagi jika mereka adalah fans yang tertarget. tanda mereka dalah fans yang tertarget adalah dengan terciptanya komunikasi dua arah antara fans dan pemilik produk
  2. Berikan nama yang mewakili produk, isikan juga info yang berkaitan dengan produk yang ingin di branding. Dengan seperti ini anda bisa berpromosi secara tidak langsung
  3. Selain menulis dan mengundang fans untuk berdiskusi, boleh juga sesekali memberikan video yang bersifat menghibur namun tetap berkaitan dengan produk. Mereka pasti tertarik
  4. Jangan pernah spaming, user manapun tidak suka spam

Selamat mencoba

Comments are closed.

Read previous post:
Popularitas google plus terus merosot

Meski sempat terjadi 'rush' pendaftaran di masa awal peluncurannya, kini postingan di Google+ malah menurun 41 persen, menurut sebuah perusahaan

Close